Community Development dalam Pendidikan: Strategi Membangun Partisipasi Masyarakat yang Berkelanjutan
Main Article Content
Abstract
Community participation in educational development is often limited to program implementation, while identification, planning, decision-making, and evaluation remain dominated by governments or external institutions. This condition weakens community ownership and threatens program sustainability. This study examines how community development can foster sustainable community participation in education and identifies the factors shaping its implementation. An integrative literature review combined with a secondary case-study synthesis was employed. Relevant academic literature on community development, community education, empowerment, participation, and program sustainability was reviewed, alongside three Indonesian cases representing different patterns of community participation: Kampung Inggris in Kediri, village tourism development in Ponorogo, and KUPS Wisata Rengganis in Jember. The analysis indicates that sustainable participation depends not merely on the extent of community involvement but on the degree to which communities possess access to decision-making, participatory capacity, legitimacy, ownership, and control over programs. Kampung Inggris demonstrates relatively strong community-led participation and institutional sustainability, whereas the other cases reveal continuing dependence on government support, organizational capacity constraints, or limited community control. The findings suggest that community development in education requires a shift from administrative and instrumental participation toward substantive participation throughout needs identification, planning, implementation, evaluation, institutionalization, and community self-reliance. A collaborative governance model in which government and educational institutions function as facilitators while communities retain meaningful decision-making authority offers a stronger foundation for sustainable educational development.
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
How to Cite
References
Abdurrahman. (2024). Metode Penelitian Kepustakaan dalam Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. 3 (2).
Agustana, P. (2020). Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Strategi dalam Pembangunan Sosial. Locus Majalah Ilmiah FISI. 12(1).
Andiani, S. N., Kosim, A., & Waluyo, K. E. (2022). Peran Pendidikan dalam Pengembangan Masyarakat Di SDIT Miftahul Diniyah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(15), 405-415. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/2144
Fauzi, S., & Fajrin, N. (2022). Peran Manajemen Pendidikan Islam Dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Dan Masyarakat. Heutagogia: Journal of Islamic Education, 2(1), 17-32. https://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah/HJIE/article/view/4785
Hamid, H. (2018). Manajemen pemberdayaan masyarakat.
Hermawan, Y., & Suryono, Y. (2016). Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan program-program pusat kegiatan belajar masyarakat Ngudi Kapinteran. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(1), 97-108.
Heningtyas, M. A. (2014). Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Upaya Pengembangan Pendidikan Nonformal (Studi Kasus: Eksistensi" Kampung Inggris" Kabupaten Kediri) (Doctoral dissertation, Brawijaya University).
Juabdin Sada, H. (2017). Peran masyarakat dalam pendidikan perspektif pendidikan Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 117–125.
Laksono, B. A., & Rohmah, N. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui lembaga sosial dan pendidikan. Jurnal Pendidikan Nonformal, 14(1).
Lubis, Z. (2021). Management Of Community Development Da'wah: Manajemen Dakwah Pengembangan Masyarakat. Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat, 4(1), 1-11.
Mubarok, A. K. (2024). Pendidikan dan perkembangan masyarakat perspektif John Dewey. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 11(3).
Muslim, A. (2012). Dasar-Dasar Pengembangan Masyarakat. Yogyakarta: Samudra Biru, 33-34.
Mustanir, A., Ramlan, P., Razak, M. R. R., Mursalat, A., Sundari., Hardianti., Irwan, M., Aksan, M., & Sellang, K. (2025). Pemberdayaan masyarakat: Konsep, strategi, dan implementasi. Eureka Media Aksara.
Nasdian, F. T. (2014). Pengembangan masyarakat. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Normina. (2016). Partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Ittihad: Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan, 14(26).
Puteri, W. & Puspaningrum, D. (2024). Penerapan Model Pengembangan Masyarakat Lokal Melalui Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Wisata Rengganis dalam Program Perhutanan Sosial di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Jurnal Agribest. 8(1). 26-37. https://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/AGRIBEST/article/view/1700
Saepudin, A., & Mulyono, D. (2019). Community education in community development. Journal Empowerment, 8(1), 65–73.
Sucipto, S., Nasih, A. M., Raharjo, K. M., & Fatihin, M. K. (2024). How does community education encourage sustainable development?. Journal Cakrawala Pendidikan, 43(2), 328–343.
Syaifudin, M. Y., & Ma'ruf, M. F. (2022). Peran pemerintah Desa dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui Desa wisata (studi Di Desa Jurug Kabupaten Ponorogo). Publika, 365-380. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika/article/view/44661
Zubaedi, M. A. (2016). Pengembangan masyarakat: wacana dan praktik. Kencana.
Hermawan, Y., & Suryono, Y. (2016). Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan program-program pusat kegiatan belajar masyarakat Ngudi Kapinteran. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(1), 97–108. https://doi.org/10.21831/jppm.v3i1.8111
Normina. (2016). Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan. ITTIHAD, 14(26). https://doi.org/10.18592/ittihad.v14i26.874
Agustana, P. (2020). Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat sebagai Strategi dalam Pembangunan Sosial. Locus, 12(1). https://doi.org/10.37637/locus.v12i1.288
Sada, H. J. (2017). Peran Masyarakat Dalam Pendidikan Perspektif Pendidikan Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1). https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2120