Public Legal Literacy and Ownership Certainty in Land Transactions in Yogyakarta: A Socio-Legal Case Study

Main Article Content

Triana Norsita Sari

Abstract

This study aims to analyze the level of public understanding regarding the legality of land sale transactions and its impact on the legal certainty of ownership. The focus is directed toward examining the extent to which low legal literacy contributes to the continuation of such practices and how it affects social and economic stability. The study employs a qualitative case study design conducted in Yogyakarta. Data were collected through in-depth interviews with community members, Land Deed Officials (PPAT)/Notaries, and local Land Office authorities, supported by documentation analysis of sale deeds, land certificates, and court decisions. Data analysis involved reduction, descriptive presentation, and conclusion drawing, while validity was ensured through source and theoretical triangulation. The results indicate that informal land sale practices significantly weaken legal certainty, reduce the economic value of land, and potentially trigger social conflicts. Low legal awareness emerged as the main factor driving communities to avoid formal procedures, often perceived as costly, complicated, and time-consuming. The role of PPAT and Land Offices is therefore crucial, not only in administrative functions but also as agents of legal and social education. The findings highlight the importance of a socio-legal approach that integrates law enforcement with community education to enhance legal awareness. Recommendations include establishing community-based land law clinics, utilizing digital platforms for legal outreach, and reforming land registration bureaucracy. However, the study is limited to a specific regional context, which restricts the generalizability of findings to other areas with different socio-cultural conditions, thus requiring further research.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Sari, T. N. (2025). Public Legal Literacy and Ownership Certainty in Land Transactions in Yogyakarta: A Socio-Legal Case Study. Saneskara: Journal of Social Studies, 2(2), 74-85. https://doi.org/10.62491/sjss.v2i2.2025.52

References

Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis untuk Analisis Data Kualitatif dan Studi Kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Aikaeli, J., & Markussen, T. (2022). Titling and The Value of Land in Tanzania. Journal of International Development. https://doi.org/10.1002/jid.3615

Dewi, S. K., Dewi, N., & Nurwanti, Y. D. (2024). Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Tanah yang Status Sertifikat Tanahnya dalam Proses Pemecahan (Studi Kasus di Kantor Notaris/PPAT Rus Utaryono, SH, MH Kabupaten Sragen). Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(3).

Family, A. A. A. A., & Nandari, N. P. S. (2024). Penyelesaian Litigasi Atas Sertifikat Ganda dalam Kepemilikan Hak Atas Tanah (Studi Putusan No: 139/Pdt. G/2020/Pn/Dps). Vidhisastya: Journal for Legalscholars, 1(3), 217–230.

Gaurifa, B. (2022). Pertanggungjawaban Pidana Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam Pembuatan Akta Jual Beli Tanah. Jurnal Panah Hukum, 1(1), 12–25.

Glazyrin, V. (2022). Law in The Institutional System of Modern Societies: The Value Aspect. SHS Web of Conferences. https://doi.org/10.1051/shsconf/202213400054

Hamid, M. R., Junus, N., & Mandjo, J. T. (2025). Implikasi Sengketa Jual Beli Tanah Hasil Penjualan Pihak Ketiga di Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. JURNAL POLAHI, 3(2), 18–33.

Hawiwie, M. R., Budiartha, I. N. P., & Styawati, N. K. A. (2021). Tinjauan Yuridis terhadap Transaksi Jual Beli Tanah Melalui Internet Banking. Jurnal Preferensi Hukum, 2(2), 400–404.

Hidayat, A. K., & Yunanto, Y. (2025). Kepastian Hukum Tanggung Jawab PPAT Terhadap Akta Jual Beli Tanah yang Tidak Dibacakan Dihadapan Para Pihak. Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum. https://doi.org/10.24269/ls.v9i2.10982

Husain, H., Lahae, K., & Marwah. (2022). Making A Notary Deed That Provides Legal Certainty. Awang Long Law Review. https://doi.org/10.56301/awl.v5i1.548

Imron, Y. A. (2022). Legal Consequences of Default in Land Sale and Purchase Agreements Under the Hand. International Journal of Educational Research & Social Sciences. https://doi.org/10.51601/ijersc.v3i4.445

Jaya, A. S., & Widyastuti, T. V. (2022). Legalitas Cryptocurrency di Indonesia. Penerbit NEM.

Karim, M. P., Dungga, W. A., & Mantali, A. R. Y. (2023). Akibat Hukum dari Diterbitkannya Sertifikat Tanah dengan Kepemilikan Ganda. Journal of Comprehensive Science (JCS), 2(6).

Khair, V. M., & Assyahri, W. (2024). Optimalisasi Administrasi Pertanahan di Indonesia: Tantangan dan Strategi Menuju Kepastian Hukum. Journal of Public Administration and Management Studies, 2(2), 55–62.

Lanang, M., Nur, M. P., Haqi, P. N., Naufal, S., Putra, H., Priyanto, D. P. D., Amalia, S. F., Mardiansyah, A., & Harmonis, H. (2022). Literasi Hukum di Wilayah Kelurahan Cilangkap Jakarta Timur. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1(1).

Mardiana, Y. S., Siregar, H., & Juanda, B. (2016). Pengaruh Sertifikasi Tanah Terhadap Nilai Tanah dan Kondisi Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen (Jabm), 2(3), 304–304.

Maulana, H., Nugraha, N., Arinda, R., Fikri, M., & Wahanisa, R. (2024). Urgensi Sertifikat Elektronik dengan Pemantauan Berbasis AI untuk Efisiensi Pendaftaran Tanah dan Mitigasi Mafia Tanah di Indonesia. Journal Customary Law, 2(1), 9–9.

Milles, M. B., & Huberman, A. M. (1993). Analisa Data Kualitatif. UI-Press.

Mubarok, M. I. H., & Nurlaela, I. (2025). Implikasi PPAT sebagai Pejabat Umum dalam Kasus Sertifikat Ganda pada Pengumpulan Data Sporadik. El-Aqwal: Journal of Sharia and Comparative Law, 67–80.

Nurmiati, N., Rahman, S., & Yunus, A. (2020). Efektivitas Proses Pendaftaran Tanah Hak Milik. Kalabbirang Law Journal, 2(2), 101–112.

Palenewen, J. Y., Tanati, D., & Solossa, M. (2024). Keabsahan Jual Beli Tanah Tanpa Melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kota Jayapura. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(4), 175–183.

Pochanasomboon, A., Attavanich, W., & Kidsom, A. (2020). Impacts of Land Ownership on the Economic Performance and Viability of Rice Farming in Thailand. Land. https://doi.org/10.3390/land9030071

Pujiriyani, D. W. (2022). Peningkatan Pengetahuan Pertanahan Masyarakat Desa Melalui Penyuluhan dan Klinik Konsultasi Pertanahan. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 3(3), 299–309.

Rahmah, S., Putra, B. S. A., & others. (2024). Peluang dan Tantangan Bantuan Hukum di Daerah Pedesaan. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 4(2), 64–71.

Ramli, D. H., Nobatonis, O. J., & Pello, H. F. (2024). Faktor Penyebab dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa Tanah Warisan:(Studi Kasus: Kampung Ulayat Mbehal Menjerite, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat). Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial, 3(4), 205–221.

Saragih, R. (2023). Kekuatan Hukum Surat Dibawah Tangan dalam Jual Beli Tanah yang Digunakan Sebagai Bukti Kepemilikan (Studi Di Desa Marjanji Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai). Journal Law of Deli Sumatera, 2(2).

Setiani, D., & Kholishayatuddin, A. (2022). Praktik Jual Beli Tanah di Bawah Tangan Perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang Pertanahan. Jurnal Al-Hakim: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Studi Syariah, Hukum Dan Filantropi, 87–100.

Setiawan, A. T., Kistiyah, S., & Laksamana, R. (2021). Problematika Keabsahan Jual Beli Tanah di Bawah Tangan Tanah di Kawasan Transmigrasi. Tunas Agraria, 4(1), 22–39.

Setiawan, F. P. N., Armando, V., & Retaly, A. T. (2023). Aspek Hukum Perlindungan Pembeli Pada Transaksi Jual Beli Hak Atas Tanah di Bawah Tangan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 2998–3011.

Simanjuntak, F. A. (2025). Pendaftaran Tanah di Atas Tanah Ulayat: Dilema antara Hukum Negara dan Hukum Adat. AL-DALIL: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Dan Hukum, 3(2), 1–10.

Sinurat, D. F., & Silviana, A. (2025). Analisis Yuridis Peran dan Tanggung Jawab Notaris Terhadap Pembuatan Akta Pengikatan Jual Beli Tanah Adat Tanpa Ada Sertifikat Hak Milik. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik (JIHHP), 5(3).

Suhaila, D., Busthami, D., & Mustamin, M. (2025). Tanggung Jawab Notaris Pembuat Akta Jual Beli Tanah yang Tidak Memenuhi Standar Harga Berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). LEGAL DIALOGICA, 1(1), 1–17.

Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data dalam Penelitian Ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61.

Tanggela, M., Kasta, K., Wijaya, A., & Suryani, L. (2025). Pattern of Settlement of Land Ownership Disputes in Southwest Sumba Regency. Journal of Law and Regulation Governance. https://doi.org/10.57185/jlarg.v2i6.80

Taolin, F. T., Mujiburohman, D. A., & Widarbo, K. (2024). Kesadaran Hukum Masyarakat dalam Pendaftaran Peralihan Hak Atas Tanah. Tunas Agraria, 7(1), 68–85.

Thalia, A., Bintoro, B. J., Esfandiary, G. J., Bahtiar, M. R. A., Qomariyah, S. L., & Siswajanthy, F. (2025). Analisis Hukum Acara Perdata dalam Penyelesaian Sengketa Hak Atas Tanah Akibat Tumpang Tindih Sertifikat di Wilayah Perkotaan: Studi Kasus Putusan Pengadilan dan Implikasi Terhadap Kepastian Hukum dan Perlindungan Hak Masyarakat. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2063–2072.

Turrodiyah, A. (2024). Ketidakpastian Hak Kepemilikan sebagai Penghalang dalam Penyelidikan Kasus Penggelapan. REUSAM: Jurnal Ilmu Hukum, 12(2), 51–66.

Utomo, S., Siswadi, S., & Sitorus, A. P. M. C. (2025). Sosialiasi Pentingnya Legalitas Tanah Pada Implementasi ISPO di Desa Radak Baru Kecamatan Terentang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(3), 3738–3745.

Widiyono, T., & Khan, M. Z. K. (2023). Legal Certainty in Land Rights Acquisition in Indonesia’s National Land Law. LAW REFORM. https://doi.org/10.14710/lr.v19i1.48393

Wijoyo, S., Prihatiningtyas, W., & Noventri, A. C. (2025). Pendampingan Hukum dalam Sertipikasi Tanah: Langkah Konkret Mewujudkan Kepastian Hukum Penguasaan Tanah di Desa Sambogunung Kabupaten Gresik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 3(1), 27–40.

Zuhri, S., & Fadil, C. (2024). Peran Media Digital dalam Penegakan Hukum di Masyarakat. Crossroad Research Journal, 1(4), 118–139.