Peran Serta Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan: Studi Kasus di SDN Pulogadung 01 Pagi
Main Article Content
Abstract
This study aims to analyze the forms, levels, and contributions of community participation in educational implementation at SDN Pulogadung 01, East Jakarta. A qualitative case study approach was employed. Data were collected through interviews with the school principal, document analysis, and a review of relevant literature. The findings indicate that community participation involves parents, the school committee, neighborhood organizations, alumni, and local community members in planning, implementation, monitoring, and evaluation of school programs. The dominant forms of participation include providing feedback, moral support, and social oversight. Community involvement has reached the levels of information sharing, consultation, and collaboration, but has not yet achieved empowerment, as community members have limited authority in strategic school decision-making. The study also reveals that participation is stronger during program implementation than in monitoring and evaluation activities. This article highlights that community participation should not be measured solely by attendance at school forums, but also by meaningful involvement in decision-making, monitoring, and evaluation processes. Therefore, strengthening community capacity, optimizing the role of school committees, and promoting more participatory communication are necessary to support transparent and accountable school governance.
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
How to Cite
References
Abdullah, M. (2018). Manajemen mutu pendidikan di sekolah: Peran kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru, dan partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Jurnal Penelitian Pendidikan, 17(3), 190–198.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fathurrahman, F. (2020). Optimalisasi kinerja komite sekolah dalam pengelolaan satuan unit pendidikan. Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 40–50.
Fawwaz, A., & Susanty, S. (2024). Pemberdayaan dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan menuju sekolah bermutu. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 6(2), 221–238. https://doi.org/10.31602/jt.v6i2.16291
Fitrah, M., & Luthfiyah. (2017). Metodologi penelitian: penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. CV Jejak (Jejak Publisher).
Khausar, K., & Anwar, S. (2023). Partisipasi komite sekolah dalam mengawasi mutu pendidikan. Jurnal Genta Mulia, 14(2).
Latif, M., & Latief, S. (2018). Teori manajemen pendidikan. Prenada Media.
Muktamar, A., Iswahyudi, M. S., Salong, A., Wote, A. Y. V., Rahmatiyah, R., Riyadi, S., Kusumawati, M., Rohaeti, L., & Leuwol, F. S. (2023). Manajemen pendidikan: Konsep, tantangan, dan strategi di era digital. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Muhamad Yasin, Y., Aswasulasikin, A., Apriana, D., & Sururuddin, M. (2021). Pola komunikasi sekolah dengan komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai.
Mustaqim, M. (2016). Partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 10(1), 245–275.
Nur, M., Harun, C. Z., & Ibrahim, S. (2022). Manajemen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan pada tingkat SD. Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 23–30.
Prabandari, D. A., Supriyanto, A., Sobri, A. Y., & Fadhli, R. (2021). Strategi humas meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan, 3(2), 179–191.
Purqon, M., & Mukhlis. (2022). Hak dan kewajiban masyarakat menyelenggarakan pendidikan: Analisis RUU Sisdiknas Tahun 2022. Journal of Education Research, 5(1), 55–63. https://doi.org/10.37985/jer.v5i1.681
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Rizal, S., Yusuf, M., Attahmid, A. N. A. U., & Khaliq, A. (2024). Pengantar manajemen. Widina Media Utama.
Setiawan, D., Aziz, S. A., & Hilman, C. (2022). Pengembangan sosial dan pembangunan pendidikan berbasis masyarakat. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran, 2(2), 74–84. https://doi.org/10.54371/jiepp.v2i2.217
Sukinawan, K., Karwanto, K., Widodo, B. S., Khamidi, A., Haq, M. S., & Amalia, K. (2025). Peran strategis komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan: Tinjauan literatur. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(4), 3974–3982.
Suryana, N., Mumuh, & Hilman, C. (2022). Konsep dasar dan teori partisipasi pendidikan. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran, 2(2), 61–67. https://doi.org/10.54371/jiepp.v2i2.219
Susanto, D., Mashuri, M., & Hanum, F. (2020). Partisipasi komite sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 7 Kediri dalam perspektif pelayanan publik. Jurnal Mediasosian: Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara, 4(2).
Triwiyanto, T., Nurabadi, A., Sumarsono, R. B., Kusumaningrum, D. E., & Arafik, M. (2023). Sistem manajemen pembiayaan pendidikan, partisipasi masyarakat, kepemimpinan, dan mutu sekolah dasar. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(1), 117–125.
Wakila, Y. F. (2021). Konsep dan fungsi manajemen pendidikan. Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik, 3(1), 43–56.
Widyanto, I. P. (2019). Partisipasi masyarakat dalam perkembangan pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah (MBS). Satya Sastraharing, 3(2), 93–112.
Wulansari, S., Gaffar, M. F., Komariah, A., & Suryadi, S. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pemenuhan mutu pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan.
Yusanto, Y. (2020). Ragam pendekatan penelitian kualitatif. Journal of Computer Security, 1(1). https://doi.org/10.31506/jsc.v1i1.7764